SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) disalah satu cafe Jalan Sarasa, Kecamatan Cibeureum, Selasa (21/1).
Kegiatan yang mengusung tema ‘Memantapkan Pembangunan Kota yang Inklusif dan Berkelanjutan’ ini, pangsung dihadiri Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji, Pj Sekda Kota Sukabumi, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan lainnya.
Camat Cibeureum Yanwar Ridwan mengatakan, terdapat beberapa pengajuan pembangunan fisik dan non fisik dalam Musrenbang ini diantaranya, 20 fisik dan 16 non fisik.
“Ya, termasuk pembangunan kecamatan. Karena, tinggal Kecamatan Cibeuruem yang belum sehingga diajukan pada 2026 mendatang,” kata Yanwar kepada Radar Sukabumi, Selasa (21/1).
Bukan hanya itu, lanjut Yanwar, progran prioritas lainnya yakni, pembangunan talud lantaran kerap terjadi banjir khususnya saat musim hujan.
“Karena itu, pembangunan talud menjadi program prioritas pada 2026 nanti. Kami juga berkomitmen untuk menurunkan angka stunting di Kecamatan Cibeureum ini. Terlebih, di Kelurahan Cibeureum Hilir masih cukup tinggi,” bebernya.
Sementara itu, Pj Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji menjelaskan, mengapresiasi atas keseriusan Pemerintah Kecamatan Cibeureum dalam merumuskan program pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami juga memberikan saran untuk memperhatikan penurunan angka pengangguran, peningkatan pendapatan, serta pengurangan kemiskinan dalam rencana pembangunan tahun 2026,” jelasnya.
Dengan berbagai program dan komitmen yang diusung, diharapkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud di Kecamatan Cibeureum demi kesejahteraan masyarakat setempat. “Semoga dengan uapaya yang dilakukan dapat membuahkan hasil signifikan,” pungkasnya. (Bam)






