Kaji Perwal Pengurangan Sampah Plastik

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.com – CIKOLE- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi sedang mengkaji dan merancangan membuat Peraturan Walikota tentang pengurangan sampah Plastik di Kota Sukabumi. Apalagi pengurangan sampah plastik itu masuk kedalam kebijakan strategi daerah.

“Kita sedang kaji Perwalnya untuk pengurangan sampah di masyarakat maupun di perusahan ritel yang ada di Kota Sukabumi,” ujar Kepala DLH Kota Sukabumi, Adil Budiman, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Adil, peraturan pemerintah (PP) tentang pengurangan sampah plastik itu sudah dibahas dua tahun lalu oleh pemerintah pusat, namun sampai saat ini belum keluar. Akhirnya masing-masing daerah berinisiatif untuk membuat aturan tersebut seperti halnya di Banjar, Balikpapan dan Bogor.

“Insya Allah 2019 kita sudah mempunyai Perwal untuk meminimalisir sampah plastik. Apalagi pak wali sudah mengintruksikan untuk mengkaji terlebih dahulu,” akunya.

Untuk di lingkungan pemerintah Kota Sukabumi, sebenarnya Walikota Sukabumi sudah membuat surat edaran kepada seluruh Oraganisasi Perangkat Daerah ( OPD) untuk mengurangi sampah plastik. ” Misalnya dalam kegiatan rapat atau kegiatan lainya yang dilakukan SKPD dimohon tidak menggunakan plastik,” terangnya.

Menurut Adil sampah plastik itu sangat berbahaya lantaran plastik itu tidak mudah terurai dan bisa sampai ratusan tahun. Sehingga perlu adanya solusi untuk memanfaatkan sampah plastik agar bisa bermanfaat oleh masyarakat.

“Kita sedang melakukan kegiatan di TPS3R dengan memanfaatkan sampah plastik menjadi kerajinan. Kita sudah siapkan mesinnya dan saat ini sedang berlangsung. Itu upaya untuk mengurangi sampah plastik dimasyarakat,” bebernya.

Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi produksi sampah di Kota Sukabumi mencapai sekitar 171 ton per hari. Dari sekitar 102 ton itu masuk ke TPA Cikundul dan sisanya itu diolah di pengolahan sampah terpadu.

“Sebetulnya sampah kita itu 60 persen organik dan 40 persen non organik. Untuk sampah plastik kalau tidak salah sekitar 30 persen yang dihasilkan dari masyarakat Kota Sukabumi, saya harus buka datanya dulu,” akunya.

Dengan adanya pengurangan sampah plastik itu kata Adil, juga akan berpengaruh kepada muatan sampah yang masuk ke TPA Cikundul. ” TPA kita juga bisa berkurang pasokan sampah dan itu memperpanjang umur TPA,” pungkasnya.


(bal/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *