KOTA SUKABUMI

Inovasi Sigeulis, Strategi Pemkot Sukabumi Dongkrak PAD dan Kemandirian Fiskal

×

Inovasi Sigeulis, Strategi Pemkot Sukabumi Dongkrak PAD dan Kemandirian Fiskal

Sebarkan artikel ini
DIWAWANCARA: Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pendapatan Pajak Daerah BPKPD, Martha Galuh Budianti saat diwawancara, belum lama ini.
DIWAWANCARA: Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pendapatan Pajak Daerah BPKPD, Martha Galuh Budianti saat diwawancara, belum lama ini.

SUKABUMI – Pemerintah Kota Sukabumi meluncurkan inovasi bernama Sigeulis Menatap (Sinergi dan Integrasi Utility Data Spasial Mengakselerasi Perpajakan Daerah) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat kapasitas fiskal.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pendapatan Pajak Daerah BPKPD, Martha Galuh Budianti, menyatakan bahwa inovasi ini selaras dengan arahan Wali Kota Sukabumi untuk mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pusat. “Sigeulis Menatap menjadi komitmen kami untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah secara mandiri,” ujar Martha, Rabu (16/7).

Bank bjb Tandamata

Ia menjelaskan, PAD terdiri dari empat komponen utama: pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan pendapatan sah lainnya. Meski begitu, masih terdapat kendala seperti belum optimalnya sistem informasi berbasis spasial, belum adanya jejaring kerja data antara pusat dan daerah, serta lemahnya sistem pengawasan.

Melalui Sigeulis Menatap, Pemkot akan mengintegrasikan data spasial dari Sistem Geoinfo (Sigenko) yang dikelola Bappeda dengan sistem perpajakan seperti PANTAS (Pajak Online Kota Sukabumi) dan sistem PBB yang dikelola BPKPD. “Data subjek dan objek pajak akan dipetakan secara fungsional sehingga membantu pengambilan kebijakan yang lebih presisi,” katanya.