Hebatnya Program Bank Sampah Swa-Pilah PerCis Sukabumi

  • Whatsapp
Setiap harinya pengurus Bank Sampah Swa-Pilah PerCis mengumpulkan sampah di Kelurahan Cisarua, Kota Sukabumi

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Perpustakaan Kelurahaan Cisarua atau PerCis memiliki program Bank Sampah Swa-Pilah. Hal ini merupakan salah satu keseriusan PerCis dalam melestarikan lingkungan.

Menurut Ketua Perpustakaan Cisarua Yusmeli Japar, kunci keberhasilan pada program bank sampah adalah sistem pemilahannya. Untuk itu, pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana proses pemilahan yang baik dan benar.

Bacaan Lainnya

“Asumsinya, bank sampah seperti perbankan, petugas bisa menolak nasabah atau calon nasabah yang sampah nya belum dipilah. Kenapa demikian, karena petugas adalah mitra yang menjadi relawan membantu masyarakat itu sendiri dan sebagai perpanjangan tangan pemerintah perannya dilakukan swadaya masyarakat,” kata Yusmeli kepada Radarsukabumi.com, Kamis (5/12/2019)

Cara agar tetap terpilah, lanjut Yusmeli, PerCis melibatkan masyarakat dan sekolah untuk menjelaskan kepada nasabah atau calon nasabah yang ingin bergabung. Selanjutnya pihak pengelola bank sampah menjadi lebih mudah menjalankan aktivitas rutin tersebut.

“Hasil evaluasi kami, ketika kita selaku pengurus bank sampah, dan antusias warga merasa ingin membantu kita, langsung menyerahkan sampah dari rumah tangga nya yang belum dipilah. Ini akan menyulitkan, dan akhirnya sampah harus dipilah lagi oleh pengurus bank sampah tersebut,” ujar dia.

“Hal semacam ini harus ditolak. Mereka para nasabah atau calon nasabah harus mengerti tujuan dan tata cara pengelolaan sampah di bank sampah swa-pilah,” sambung Yusmeli.

Yusmeli menjelaskan lagi bahwa program edukasi yang dilakukan oleh Pengurus Bank Sampah Swa-pilah untuk membantu masyarakat agar lingkungan tercipta bersih, nyaman dan tertata. Sebab menurut dia, kesehatan warga adalah aset yang harus dijaga, kebersamaan ini adalah baik menghindari wabah penyakit bagi lingkungan itu sendiri.

“Sedekah kan sampah yang sudah dipilah, agar kebiasaan hidup sehat, jiwa bersih dan barokah tersampaikan kepada pihak yang membutuhkan dari hasil upaya kepedulian kita,” pungkasnya.

(izo/rs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *