“Ya, paling konsumen mengurangi jumlah pembelian. Misalkan, biasa membeli 2 kg sekarang dikurangi menjadi seberat 1 kg,” tuturnya.
Senada dipaparkan salah seorang pedagang daging ayam potong, Wandi (30). Menurutnya, kenaikan daging ayam sudah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Namun, kenaikan itu tidak mengurangi jumlah konsumen yang membeli.
“Memang saat ini harganya turun naik, sehari naik sehari normal. Kalau daging biasanya kenaikan lumayan melambung pada saat hari raya,” akunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi, Ayep Supriatna mengaku akan secepatnya terjun ke lapangan untuk mencari tau kenaikan sejumlah komoditas sayuran dan sembako.
Dirinya membenarkan jika saat ini harga tomat yang berukuran besar ada kenaikan. Namun, dirinya belum tahu pasti berapa kenaikannya karena belum ada pengecekan lokasi.
“Oh iya, itu tomat besar. Tapi, tomat sedang masih Rp8 ribuan. Besok kami monitor, mudah-mudahan tidak sampai lama,” singkatnya. (Cr16/d)



