Harga Beras hingga Cabai Mahal

CIKOLE – Minggu pertama di tahun 2018, dibuka dengan harga sejumlah bahan pokok di sejumlah pasar tradisional yang mengalami kenaikan. Seperti harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Pasundan dan Stasiun Timur, Kota Sukabumi.

Pantauan Radar Sukabumi, kemarin (4/1) di dua pasar ini harga beberapa sayuran terus naik. Seperti cabai rawit yang semula Rp18 ribu per kilo naik menjadi Rp39 ribu. Cabai merah naik Rp20 ribu menjadi Rp40 ribu per kilo. Cabai hijau naik Rp10 ribu menjadi Rp20 ribu per kilo. Kol naik Rp2 ribu menjadi Rp7 ribu.

Bacaan Lainnya

Beras IR 64 yang semula dijual Rp12 ribu per kilo naik menjadi Rp14 ribu bahkan gula pasir pun juga ikut-ikutan naik dari Rp12 ribu menjadi Rp14 ribu.

Salah satu pedagang sayuran Endi Sopandi (35) mengatakan, sudah satu pekan ini pasokan sayur terus menurun.

“Makanya sudah sepekan ini pula harga kebutuhan pokok terus naik,”tutur Endi kepada Radar Sukabumi, kemarin (4/1).

Pria yang saban hari membuka lapaknya di Pasar Stasiun timur itu menyesalkan kondisi ini.
“Kalau seperti ini terus kita sepi konsumen, ada itu juga konsumen tapi karena harganya mahal mereka mengurangi jumlah belanjanya,”kesalnya.

Endi tidak bisa menekan harga, lantaran harga beli dari pengepul juga tinggi.
“Kalau saya turunkan nanti rugi dong, kan harga belinya juga sudah naik semua masih untung kalau harga naik barang banyak,”ungkapnya.

Dirinya berharap, secepatnya harga beberapa sayuran yang sedang naik bisa kembali stabil.
“Pasokan beberapa sayuran terus menurun bahkan kadang kosong, saat kita mau ngambil barang buat jualan,”ulasnya.

Biasanya, Endi mampu menjual cabai rawit sampai 60 kg. Sekarang, hanya bisa setengahnya saja. “Ya sekarang paling bisa jual 30 kg saja, karena cuaca buruk di sejumlah daerah pemasok menjadikan petani di sana banyak yang gagal panen,”imbuhnya.

Beberapa kebutuhan pokok harganya stabil alias tidak ada kenaikan ataupun penurunan terjadi pada bawang merah tetap Rp20 ribu per kilo, minyak goreng curah Rp12 ribu, telur Rp25 ribu, daging ayam tetap diangka Rp38 ribu, bawang putih Rp16 ribu, wortel Rp10 ribu. Sedangkan komoditi lainnya yang mengalami penurunan harga ada pada tomat dari harga Rp10 ribu kini menjadi Rp8 ribu per kilo.

Sementara itu, salah satu konsumen di Pasar Pasundan Kota Sukabumi, Asep Azikin (30) mengatakan, harga beberapa sembako yang mulai naik ini menyebabkan daya belinya sebagai konsumen menurun.
Biasanya dirinya sekali belanja cabai merah saja hingga 2 kilo, sejak naiknya harga Asep hanya bisa membeli 1 kilo saja.

“Sebagai konsumen tidak mau lah kondisi seperti ini, semua serba mahal jadi kita pusing membaginya, mudah-mudahan dinas terkait bisa menstabilkan harga di Kota Sukabumi,”tandasnya. (Cr17/t)

Pos terkait