WARUDOYONG – Antusiasme warga binaan Lapas Kelas IIB Sukabumi, pecah saat mengikuti Nyomplong Fashion Week Jilid 2 yang digelar di Lapang Serbaguna Lapas Kelas IIB Sukabumi.
Nyomplong Fashion Week Jilid 2 ini, merupakan rangkaian memperingati Hari Kemenkumham RI Ke-78 di lingkungan Lapas Kelas IIB Sukabumi. Diketahui peserta fashion show diikuti puluhan warga binaan baik laki-laki maupun warga binaan perempuan.
Adapun kostum yang digunakan, menggunakan kostum yang dimiliki masing-masing dengan sentuhan kreativitas para warga binaan sehingga muncul model unik.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Toar mengatakan, acara ini merupakan kegiatan untuk mewadahi kreativitas para warga binaan Lapas Sukabumi. “Dengan diadakannya acara ini bisa mewadahi kreativitas warga binaan dalam bidang fashion maupun hiburan,” kata Christo kepada Radar Sukabumi, Minggu (20/8).
Lanjut Christo, lomba tersebut merupakan kelanjutan dari nyomplong fashion week tahun lalu yang mana tujuannya untuk menggali kreativitas serta hiburan bagi warga binaannya.
“Para peserta Nyomplong Fashion Week ini mengunakan aksesoris yang mereka punya dan sebagian ada yang membuat bahan pakaian sendiri dengan kreativitas yang mereka keluarkan. Ada yang dari tali rapia, plastik, dari balon, dan banyak lagi,” ujarnya.
Christo mengapresiasi, kekreatifan warga binaan yang mengikuti perlombaan untuk memeriahkan Hari Kemenkumham. “Saya sangat senang dan mengapresiasi para peserta yang mengikuti lomba, saya melihat begitu kreatifnya warga binaan kita (Lapas Sukabumi) dalam mempersiapkan kostum fashion show, jadi lucu-lucu dan kreatif,” tuturnya.
Busana yang digunakan para peserta memang banyak yang nyentrik, para warga binaan laki-laki ada yang menggunakan pakaian bak seorang ibu-ibu kepasar, bak nenek-nenek. “Ya, bahkan ada yang menggunakan pakaian hantu mirip tuyul,” pungkasnya. (bam)






