Faisal Bagindo: Staf Ahli Bukan Jabatan ‘Buangan’

RADARSUKABUMI.com – Pemerintah Kota Sukabumi mempunyai tantangan baru dalam merubah fenomena pengisian Staf Ahli Pemerintah Kota Sukabumi. Dimana saat ini keberadaan pengisian staf ahli hanya dijadikan tempat ‘buangan’ saja.

“Yang disimpan staff ahli itu harusnya yang eskpert ( ahli) orangnya, bukan buangan atau ‘jauh di hati dekat di mata’,” ujar Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Sukabumi, Faisal Bagindo kepada Radar Sukabumi, Jumat (2/10).

Bacaan Lainnya

Ini menjadi tantangan bagi Walikota Sukabumi untuk merubah dari kebiasaan lama. Seharunya yang berada di staf ahli itu , orang yang menjadi tulang punggung walikota dalam merumuskan atau mengevaluasi kebijakan yang kruisial. “Kedepan staff ahli ini harus di rubah, fungsi dan kinerjanya di maksimalkan,” katanya.

Keberadaan Staf ahli ini kata Politisi PAN nantinya menjadi koordinator dari sub koordinator yakni Asisten Daerah I, II dan III. Dibantu kinerjanya dengan tim percepatan pembangunan yang dibiayai oleh dana APBD Kota Sukabumi. “Asda menjadi sub koordinator dari koordinator sebenarnya yakni staf ahli,”jelasnya.

Dalam penempatan sendiri kata Faisal harus dilakukan seleksi terbuka, mencari orang yang ahli. “Jadi orang ahli jangan rekrutmen asal-asalan. Kalau pun ada tim sukses no problem tapi mempunyai keahlian,” tandasnya.

Sehingga nantinya staf ahli itu orang yang diharapkan bisa berkontribusi pemikiran untuk Walikota. Jabatan ini menjadi jabatan yang strategis. “Masalah dana insentif dan bonus kepada staf ahli bisa diberikan, bisa berkoordinasi dan cari regulasinya.,” pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.