Lukisan yang ia hasilkan telah terjual sampai ke Jerman, Belanda dan Singapura dengan harga lukisan bervariasi.
Untuk penjualan lukisan di Indonesia sudah menyeluruh diminati oleh masyarakat. Siidk meminta doa restu untuk bisa menjadi kebanggaan Kota Sukabumi maju ke tingkat Propinsi.
“Lukisan yang saya buat berbahan dasar kayu yang dibakar, tentunya ada perbedaan dengan lukisan kanvas. Sistem saya melukisnya dibakar seperti bara api, lebih ke seni weed burning dengan konsep realis. Maju ketingkat Propinsi saya harus menyiapkan mental dan alat-alat yang harus diperbaiki lagi,” katanya. (Cr17/t)



