Adapun Reward yang diberikan kepada para pemuda pelopor 2018, yaitujuara 1 mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 1, 2 juta, Juara 2 sebesar Rp. 1 juta dan Juara 3 Rp 900 ribu.
Adang berharap para pemuda pelopor yang mendapatkan pengharagaan bisa lebih semangat lagi untuk menekuni bidang masing-masing.
Sebab reward yang diberikan ini bukan akhir akan tetapi sebuah awal perjuangan untuk memajukan bidang mereka dan bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun lingkungannya.
“Untuk kriteria pemenang bukan hanya memiliki keahlian dalam bidangnya, keberadaan mereka harus dikenal oleh wilayahnya dan memiliki peran kepoloporan,” terang Adang.
Sementara itu, Salah orang peserta seleksi yang mendapatkan juara 1, bidang Teknologi tepat guna, Mochamad Sidik Syaepul Rachman mengatakan banyak para pemuda yang belum mengerti akan pemuda pelopor, padahal banyak potensi yang bisa terus dikembangkan oleh pemda tentang kreasi dan seni yang banyak terdapat di wilayah Kota Sukabumi
.”Saya berharap Seleksi Penuda Pelopor ini dapat menjembatani para pemuda yang memiliki keahlian di bidangnya sehingga terus dikembangkan, berkarya dan bertalenta untuk lebih baik kedepan,” ujar sidik.
Sidik sendiri berhasil meraih juara I, atas karya lukisan bara apinya, membuat alat sendiri, sejak dua tahun lalu dirinya telah membuat ratusan lukisan bara api yang berhasil menarik simpati peminat, bahkan peminatnya sampai warga asing melalui media sosial.



