CIKOLE, RADARSUKABUMI.com– DPRD Kota Sukabumi telah memberikan persetujuan dengan pemerintah Kota Sukabumi mengenai nota kesepakatan kebijakan umum perubahan anggaran (KUPA) dan prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan (PPASP) tahun anggaran 2019. Hal tersebut ditandai dengan adanya penandatangan nota kesepakatan melalui sidang paripurna DPRD Kota Sukabumi. “Ini merupakan bagian dari siklus pembangunan daerah dan tahapannya sudah jelas dalam Permendagri tentang penyusunan APBD,” ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi dalam pandangan akhirnya di sidang paripurna DPRD.
Dikatakan Fahmi dengan penandatanganan KUPA dan PPASP 2019 berarti sudah melewati tahapan penting dalam siklus pembangunan daerah. Selanjutnya, Pemkot berharap melalui kesepakatan pada Senin ini dapat ditindaklanjuti secara baik dalam pembahasan rancangan APBD perubahan tahun anggaran 2019 agar segera ditetapkan sesuai aturan. “Sehingga Pemkot mengucapkan terimakasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD dengan adanya kesepakatan KUPA dan PPASP 2019,” ujarnya.
KUPA dan PPASP tahun 2019 kata Fahmi, diantaranya berisi poin penyesuaian perolehan pendapatan daerah, penyesuaian alokasi belanja daerah, perubahan sumber dan penggunaan pembiayaan yang semula ditetapkan dalam KUA 2019.
Berdasarkan laporan hasil rapat kerja badan anggaran yang disampaikan oleh Dadang Suparman bahwa badan anggaran menyetujui dan menyepakati rancangan KUPA PPASP Kota Sukabumi Tahun anggaran 2019 dengan beberapa perubahan diantaranya pendapatan daerah kota sukabumi semula Rp 1.260.602.681.130 menjadi Rp 1.336.090.034.189. Belanja daerah kota sukabumi semula Rp. 1.291.165.056.583 menjadi Rp. 1.496.545.740.837.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi mengatakan, dua rancangan keputusan DPRD mengenai KUPA PPASP 2019 dan revisi RTRW 2011-2031 sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD Kota Sukabumi. Sehingga pada Senin malam dilakukan penandatanganan bersama Pemkot Sukabumi. ” Kita sudah sepakat selanjutnya akan dilanjutkan dengan Raperda Perubahan anggaran perubahan 2019,” pungkasnya.
(bal)






