CIKOLE – Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah Sukabumi.
Menurutnya, tantangan yang semakin kompleks tidak dapat dihadapi oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat melalui konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Kelima unsur tersebut harus memiliki satu visi, satu arah, dan satu tujuan. Peran masing-masing tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya kolaborasi yang kuat,” ujar Beny saat bersilaturahmi dengan insan pers, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, Kodim 0607/Kota Sukabumi terus membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari pembinaan teritorial.
Ia memaparkan sinergi tersebut menjadi modal penting untuk menjaga situasi wilayah tetap aman, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Beny memberikan apresiasi kepada insan pers yang dinilai telah menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Dirinya juga menegaskan media memiliki peran besar, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media yang selama ini telah mendukung berbagai kegiatan Kodim. Pertemuan ini menjadi komitmen kami untuk terus membangun komunikasi yang semakin baik ke depan,” katanya.
Masih kata Beny di tengah derasnya arus informasi digital, media memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk itum dirinya berharap hubungan komunikasi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat agar setiap informasi yang berkembang dapat diklarifikasi secara cepat sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Dengan komunikasi yang baik, setiap persoalan bisa diselesaikan melalui koordinasi. Informasi yang diterima masyarakat pun tetap utuh, sesuai fakta, dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru,” ungkapnya.
Pihaknya juga mengajak seluruh insan pers untuk terus bersinergi dalam menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi memecah persatuan.
“Kami berharap media tetap menjalankan fungsi edukasi dengan menyajikan pemberitaan yang objektif dan berimbang, sehingga mampu memperkuat rasa aman serta menjaga kondusivitas wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (ris)






