Saat ini, ekonomi Kota Sukabumi masih didominasi sektor perdagangan dan jasa. Melalui sensus, BPS akan memetakan sektor-sektor yang tumbuh pesat, stagnan, maupun yang berpotensi menjadi motor ekonomi baru.
“Jika sensus berjalan lancar dan datanya valid, maka arah kebijakan pembangunan bisa lebih presisi. Ini akan memperkuat UMKM, menarik investasi yang tepat sasaran, dan membuka lapangan kerja lebih luas,” jelas Dani.
Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam akselerasi pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi yang inklusif dan berkelanjutan.(bam/d)






