BPBD Sukabumi Sikat Habis Sarang Tawon Vespa

  • Whatsapp
Petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi sarang tawon vespa di rumah milik warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

SUKABUMI — Lagi-lagi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melakukan penanggukangan sarang Tawon Vespa di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh. Hal ini, dilakukan untuk mengantisipasi adanya warga yang menjadi korban sengatan lebah ini.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardani mengatakan, pada Sabtu (17/10) lalu sekitar pukul 21.04 WIB, terdapat laporan adanya sarang tawon di rumah warga. Karena membahayakan, sehingga anghota langsung melakukan evakuasi.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah tidak ada korban yang disengat dalam proses evakuasi,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Minggu (18/10).

Menurut Imran, evakuasi sarang tawon ndas harus dilakukan pada malam hari, karena jika pada siang hari kawanan tawon tersebut akan melakukan perlawanan dengan mengejar dan menyerang orang yang mengganggunya dengan sengatan yang menyakitkan.

“Proses evakuasi selalu dilakukan pada malam hari, karena kalau siang hari kita rawan untuk kesengat,” paparnya.

Dalam melakukan evakuasi tawon ndas, sambung Imran, petugas dilengkapi dengan mengenakan pakaian anti sengat sekujur tubuh termasuk helm dan sepatu boot dengan peralatan tongkat panjang yang ujungnya diberi sumbu untuk membakar sarang tawon.

“Tentunya kami juga tidak mau gegabah dalam melakukan evakuasi harus mengutamakan keamanan sehingga dilengkapi dengan alat pelindung diri lengkap,” imbuhnya.

Imran menerangkan, tawon ndas atau Vespa affinis ini bukanlah tawon madu, melainkan tawon predator yang memiliki kemampuan memasukkan racunnya ke tubuh manusia sehingga bisa menyebabkan hiperalergi dan apabila hiperalergi itu tidak segera ditangani akan berlanjut menjadi anafileksis hingga sistemik atau merusak organ hanya dalam hitungan hari.

“Efek yang paling fatal bisa menyebabkan terjadinya penumpukan cairan di paru-paru yang membuat pasien kesulitan bernapas. Selain itu, efek lain yang paling umum terjadi adalah gagal ginjal akut.

Karena bahayanya sengatan tawon ndas ini, kami minta warga agar segera melapor jika di lingkungannya ada sarang tawon ndas. Laporan bisa melalui nomor telpon 0266222155,” tutupnya. (Bam/t)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *