Selain adanya keluhan bansos, kata Momi banyak aspirasi dari masyarakat yang sudah pihaknya serap. Sepertihalnya pembangunan infrastuktur seperti jalan gang, pembangunan posyandu dan lainnya.
“Aspirasi dari masyarakat ini akan saya kawal seoptimal dan semaksimal mungkin. Aspirasi ini nanti akan disampaikan kepada pihak eksekutif, saya berharap bisa terrealisasi,” katanya.
Sementara itu, dalam reses di masa pandemi ini pihaknya membagi menjadi beberapa titik. Hal tersebut agar tidak terjadi kerumunan.
“Kita harus menyerap aspirasi sebanyak 400 orang, karena di masa pandemi kita pecah-pecah, menjadi empat titik di wilayah Kecamatan Gunung Puyuh dan Warudoyong,” pungkasnya. (bal)






