Yanyan menambahkan, Ruang Aster menjadi satu-satunya bangunan heritage yang masih tersisa di lingkungan RS Bunut, setelah bangunan lain mengalami pembaruan.
“Kalau dulu mungkin lebih banyak, tapi sekarang yang masih bertahan hanya Ruang Aster. Ini yang kami jaga sebagai simbol sejarah rumah sakit,” ungkapnya.
Melalui kunjungan ini, RSUD R. Syamsudin, S.H tidak hanya menunjukkan perkembangan layanan kesehatan, tetapi juga memperkenalkan kekayaan sejarah yang menjadi bagian dari identitas institusi.
“Kami berharap kunjungan ini mampu memperkuat citra Kota Sukabumi di mata internasional, tidak hanya dalam sektor kesehatan modern, tetapi juga dalam upaya pelestarian bangunan bersejarah,” tandasnya.(ris/d)




