KOTA SUKABUMI

Awal 2024, Diskominfo Kota Sukabumi Terima 4 Aduan

×

Awal 2024, Diskominfo Kota Sukabumi Terima 4 Aduan

Sebarkan artikel ini
Diskominfo Kota Sukabumi
Kondisi Kantor Diskominfo Kota Sukabumi

SUKABUMI — Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Sukabumi, mencatat selama 1 hingga 31 Januari 2024 menerima sebanyak empat aduan dari masyarakat yang masuk melalui Aplikasi E-Lapor.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Sukabumi, Tantan Sontani mengatakan, empat aduan masuk tersebut ditunjukan kepada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diantaranya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhububgan (Dishub) dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Bank bjb Tandamata

“Ya, empat aduan ini katagorinya yakni, fasilitas umum, kepegawaian dan air minum,” kata Tantan kepada Radar Sukabumi, Kamis (1/2).

Jika melihat dari data yang ada, lanjut Tantan, aduan masih didominasi fasilitas umum yang jumlahnya mencapai dua aduan. Sejauh ini, respon para SKPD yang diadukan masyarakat sangat cepat. Bahkan, ada dalam satu hari sudah ditangani meskipun berdasarkan SOP maksimal tiga hari.

Tapi, kalau melebih batas yang sudah ditentukan, maka diaplikasi akan muncul tanda merah. “Alhamdulillah respon SKPD sangat baik dan cepat ketika mendapatkan aduan dari masyarakat,” ujarnya.

Kendati demikian, Diskominfo terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keberadaan E-Lapor agar semua warga mengetahui adanya chanel aduan.

“Kami menargetkan seluruh masyarakat bisa mengetahui adanya E-Lapor. Namun, saya menilai sebagian besar masyarakat sudah tahu keberadaan kedua media aduan tersebut,” paparnya.

Di sisi lain, sambung Tantan, Diskominfo sebagai admin untuk meneruskan setiap aduan yang masuk ke SKPD yang dimaksud. Selain aplikasi tersebut, juga mencatat laporan yang masuk melalui media sosial Diskominfo.

Seperti, Instagram, Facebook, twitter, sampai dengan radio suara perintis hingga website sukabumikota.go.id. “Selain di E-Lapor kami juga sering menerima aduan atau pemikiran dari masyarakat melalui sosial media yang dimiliki Diskominfo,” tutupnya. (bam)