Apih: Pencak Silat Bela Negara Bela Bangsa

SUKABUMI – Respon masyarakat Sukabumi mengikuti olahraga bela diri pencak silat sangat tinggi. Terbukti , anggota atau anak-anak usia dini yang ikut latihan di Pencak Silat Pancha Bela semakin bertambah setiap minggunya.

“Kita ini kan latihan rutin setiap Minggu, jam 07.30 wib sampai 11.00 WIB di Gedung Juang 45 Sukabumi. Setiap Minggu bisa bertambah anggota 10 orang hingga 15 orang,” ujar Guru Besar Pencak Silat Pancha Bela Sukabumi, Helmi Soetikno kepada Radar Sukabumi, Senin (14/9).

Bacaan Lainnya

Latihan yang digelar Pancha bela ini mendapat respon baik dari Walikota Sukabumi , Achmad Fahmi dan Dandim 0607, Letkol Inf Danang Prasetyo . Mereka kata Helmi memberikan suport kepada anak- anak dan sangat menyambut baik keberadaan pencak silat Pancha bela.

“Terima kasih kepada pak Wali, pak Dandim dan pak sekda, telah menyempatkan diri untuk melihat latihan anak-anak. Terima kasih supportnya ,” ungkapnya.

Pria akrab disapa Apih ini mengaku Sukabumi mempunyai kelebihan dibanding daerah lainnya. Budaya tradisional bela diri pencak silat ini sangat diminati oleh masyarakat Sukabumi dengan dasar niat yang tulus.

“Jadi anak anak ini niat banget untuk ikut bela diri pencak silat. Dan memang idealnya pencak silat ini dilatih dari anak usia dini.sehingga nanti ketika dewasa sudah memahami betul,” katanya.

Apih pun menekankan kepada anak-anak bahwa penca silat ini merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan.

” Dengan bela diri pencak silat ini, kita bela negara dan bela bangsa ,” ungkapnya.

Keberadaan pencak silat Pancha bela ini pun sering menyumbangkan prestasi. Dibeberapa kejuaraan baik itu wilayah Sukabumi, Bogor bahkan Jabar sering menjadi juara umum.

” Alhamdulillah prestasi sering disumbangkan oleh anak-anak di sejumlah pertandingan atau kompetisi,”pungkasnya. (Bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.