SUKABUMI – Sedikitnya 1000 personel gabungan TNI-Polri siap mengamankan pencoblosan Pilgub dan Pilwalkot Sukabumi 2018 yang serentak akan diselenggarakan hari ini (27/6).
Jajaran Polres Sukabumi Kota bersama Brimob Polda Jabar, Yonif 310 dan Kodim 0607/Kota Sukabumi siap mengantisipasi hal-hal terburuk dalam Pilkada serentah tahun ini. Termasuk, mengantisipasi kerawanan terjadinya terorisme.
“Saat ini, kami sudah siaga 1000 personel gabungan dari TNI dan Polri. Bahkan, sebanyak 560 personel siaga mengamankan TPS, termasuk koordinator kecamatan dan kelurahan atau desa.
Di setiap rayon pun, di backup Kodim, Yonif, dan Brimob,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro usai gelar apel pasukan pengamanan Pilkada serentak 2018 di Halaman Polres Sukabumi Kota, kemarin (26/6).
Sementara, penyebaran pengamanan dilakukan di empat rayon di bawah kendali koordinasi pimpinan TNI dan Polri. Pihaknya pun mengaku siap untuk mengamankan kemungkinan terburuk sekalipun.
“Terlebih, ancaman teroris saat ini masih ada dan nyata. Sebab itu, kami bersiaga terkait ancaman teroris. Kami meletakan ancaman teroris menjadi prioritas utama. Terutama untuk keselamatan penyelenggara pemilu,” paparnya.



