“Bagi yang positif HIV/AIDS, biasanya nanti kami arahkan, kalau memang bisanya ke Puskesmas kami, nanti kami arahkan. Atau misalnya ada di Puskesmas yang lain, maka kita arahkann juga untuk mereka memeriksakan diri kembali, dan juga untuk mendapatkan terapi untuk HIV-nya, baik di Puskesmas ataupun di rumah sakit,” ucapnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya upaya tes ini dapat mendeteksi dini terkait penyebaran penyakit mematikan tersebut. “Tentunya apabila ditemukan yang positif maka dapat segera dilakukan pengobatan,” pungkasnya. (bam/d)






