Seperti diketahui, sekitar 120 hektare lahan pertanian di Kota Sukabumi mengalami gagal panen akibat kekeringan dan saluran irigasi yang bermasalah. Bantuan ini terang Adrian, sudah disalurkan ke beberapa kelurahan yang terdampak kekeringan. Misalnya terakhir di Kelurahan Sudayahilir, Kecamatan Baros.
Lahan pertanian terdampak kekeringan lanjut Adrian, berada di Kecamatan Baros, Cibeureum, dan Lembursitu. Ketiga daerah ini memang menjadi sentra pertanian di Kota Sukabumi.
Menurut Adrian, kekeringan tersebut masih tingkat ringan, sedang hingga berat. “Semoga yang terancam masih bisa diselamatkan karena pasokan air masih ada, “katanya.
Terlebih, di setiap poktan ada pompa yang bisa digerakkan untuk membantu pengairan. Di sisi lain, para petani di sebagian wilayah Kota Sukabumi tetap menanam padi di tengah musim kemarau karena pasokan air di wilayahnya dinilai tetap masih aman karena bukan sawah tadah hujan. (bam)






