“Semua pihak punya peran penting, dari perencanaan anggaran hingga monitoring di lapangan. Kami ingin pelaksanaan program ini transparan dan akuntabel,” tambah Erni.
Ia menekankan bahwa jaminan sosial bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk kepastian bagi keluarga pekerja saat menghadapi risiko. “Dengan perlindungan ini, beban ekonomi akibat kecelakaan kerja atau kematian bisa lebih ringan,” tuturnya.
Program ini akan dijalankan secara berkelanjutan, dengan Disnaker sebagai pelaksana teknis utama.(bam/d)






