Pengetahuan Tentang Tuberculosis (TBC)

Bismillahirrahmaanirrahim, Assalamu’alaikum Waragmatullah Wabarakatuh.

Siapa yang tidak tahu penyakit paru TBC (Tuberkulosis) ? saya yakin semua orang sudah tahu sedikitnya tentang penyakit ini. TBC yang juga dikenal dengan TB yaitu penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis.

Bacaan Lainnya

TBC akan menimbulkan gejala berupa batuk yang berlangsung lama (lebih dari 3 minggu), biasanya berdahak, dan terkadang mengeluarkan darah. Kuman TBC tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang tulang, usus, atau kelenjar.

Penyakit ini ditularkan dari percikan ludah yang keluar dari penderita TBC, ketika berbicara, batuk, atau bersin. Penyakit ini lebih rentan terkena pada seseorang yang kekebalan tubuhnya rendah, misalnya penderita HIV.

Gejala yang sering dialami selain batuk lama adalah demam, lemas, berat badan turun, tidak nafsu makan, nyeri dada dan berkeringat di malam hari.

TBC dapat dideteksi melalui pemeriksaan dahak, beberapa tes lain yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit menular ini adalah foto Rontgen dada, tes darah, atau tes kulit (Mantoux).

TBC dapat disembuhkan jika penderitanya patuh mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter. Untuk mengatasi penyakit ini, penderita perlu minum beberapa jenis obat untuk waktu yang cukup lama (minimal 6 bulan).

Obat itu umumnya berupa: Isoniazid , Rifampicin, Pyrazinamide, dan Ethambutol. Pencegahan Tubekulosis dengan pemberian vaksin, yang disarankan dilakukan sebelum bayi berusia 2 bulan.

Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan cara, Mengenakan masker saat berada di tempat ramai.

Tutupi mulut saat bersin, batuk, dan tertawa, dan Tidak membuang dahak atau meludah sembarangan.
Wallahu’alam. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.