3. Berolahraga lebih banyak
Olahraga berkontribusi untuk menurunkan berat badan dan menurunkan tekanan darah, namun secara langsung memang dapat menurunkan risiko terkena stroke. Berolahraga dengan intensitas sedang setidaknya lima hari dalam seminggu.
Berjalan-jalanlah di sekitar lingkungan Anda setiap pagi setelah sarapan pagi, jika menyukai kegiatan bersama-sama pergi ke tempat kebugaran bersama dengan teman-teman juga bisa jadi pilihan. Jika Anda tidak memiliki 30 menit berturut-turut untuk berolahraga, bagi menjadi 10 sampai 15 menit beberapa kali setiap harinya
4. Batasi minuman beralkohol
Minum sedikit alkohol bisa menurunkan risiko stroke. “Studi menunjukkan bahwa jika Anda hanya minum sekitar satu gelas per hari, risikonya mungkin lebih rendah,” kata Dr Rost. “Begitu Anda mulai minum lebih dari dua gelas per hari, risikonya naik sangat tajam.”
Untuk itu, berhenti minum minuman beralkohol atau hanya minum secukupnya (tidak lebih dari satu gelas alkohol sehari). Selain itu, perhatikan ukuran porsi Anda dengan takaran kurang lebih 5 ons untuk anggur, 12 ons untuk bir, atau 1,5 ons untuk liquor.





