PALABUHANRATU – Seorang pengunjung atau wisatawan asal kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi hilang tenggelam di pantai wisata Cipatuguran RT 02, RW 21, kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu.
Berdasarkan informasi didapat, korban bermama Lang Lang Buana (17) bersama rekannya rombongan sebanyak 15 orang menggunakan kendaraan roda dua datang ke pantai wisata Cipatuguran, Kecamatan Palabuhanratu untuk berwisata.
Kasatpol Airud Polres Sukabumi AKP Tenda Sukendar saat dikonfirmasi mengatakan, setelah rombongan datang mereka kemudian sekitar pukul 10.30 Wib, berenang bersama rekan rekannya berenang di pantai.
Tidak berselang lama, kata Tenda lagi korban bersama satu rekannya Faisul Dzaki (19) tiba tiba terserat ombak ketengah laut dan tenggelam.
“Untuk korban atas nama Faisul Dzaki selamat, sedangkan korban atas nama Lang Lang Buana hilang,” ujar AKP Tenda. Senin, (16/9).
Adapun ciri ciri korban yang hilang tenggelam lanjut AKP Tenda, tidak menganakan pakaian atau telanjang dada. Memakai celana pendek bola warna biru list putih, rambut pendek cepak, memiliki tinggi badan kurang lebih sekitar 180 cm, warna kulit sawo matang.
Adanya laporan peristiwa kecelakaan laut tersebut, tegas Tenda tim sar gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian.
“Kami menghimbau ke para orang tua maupun ketua rombongan wisatawan agar selalu hati-hati dan waspada untuk selalu mengawasi anak-anaknya maupun anggotanya yang bermain di pinggir laut serta tidak berenang atau mandi di laut,” terangnya.
Sementara itu korpos Sar Basarnas Sukabumi Suryo Adianto mengungkapkan, hari pencarian pertama tim Sar gabungan bersama Basarnas menerjukan beberapa alat untuk melakukan pencarian, Diantaranya kata Suryo dengan menggunakan perahu raber boot.
“Kita lakukan pencarian dari tempat kejadian sampai 2 Nm , kita juga melengkapi peralatan dengan aqua eye untuk mendeteksi korban di bawah dan alat yang terakhir kita gunakan drone sejauh 200 meter dari lokasi kejadian,” ungkap Suryo.
“Hingga saat ini korban msih dalam pencarian. Untuk sementara kita belum bisa mendapatkan tanda tanda, tapi kita terus melakukan upaya pencarian hingga pukul 17.00 wib, situasi terkini untuk gelombang masih normal,” tandasnya. (Ndi)






