Ia hanya menjelaskan, saat melihat video penemuan ikan yang memiliki panjang 2 meter dengan berat 3 kwintal ini, ia yakin kondisi ikan masih hidup hanya kondisi lemah.
“Saya melihat dalam video, ikan itu masih terlihat hidup. Namun ia lemah karena mengalami luka di bagian insangnya,” jelas Abdurrahman kepada Radar Sukabumi, kemarin (14/2).
Kuat dugaan ikan hiu paus tutul itu masih hidup. Lantaran saat dievakuasi para nelayan dan Satuan Polisi Air Polres Sukabumi ke tengah laut, ikan itu langsung tenggelam dan mengeluarkan buih ke permukaan air.
“Kalau ikan mati biasanya pasti mengambang, tetapi ikan ini tidak. Untuk itu, saya menduga ikan ini besar kemungkinan masih hidup. Sebab setelah dilepaskan liarkan ikan itu, petugas juga tidak menemukan bangkai ikan di tengah laut tersebut,” paparnya.
Ia pun mengaku sangat mengapresiasi kepada para nelayan dan Satuan Polisi Air Polres Sukabumi yang sudah melakukan pertolongan pertama pada ikan hiu paus tutul tersebut.
“Memang saat ditemukan ikan ini, terjadi kontroversi antara sudah mati atau masih hidup,” ujarnya.






