Namun, tidak tahu alasannya apa hingga saat ini, PJU itu belum juga diperbaiki. Dari tiga PJU yang rusak itu, kita hanya memperbaiki satu PJU saja. Karena anggarannya terbatas, itu pun kami perbaiki dengan alakadarnya,” tandasnya.
Sementara itu, salah pengendara pengangkut sayuran, Asep Saefullrohman (38) mengaku was-was bila melintas jalan Panggeleseran – Leuwiliang. Pasalnya, selain konstruksi jalan yang masih rusak, juga minimnya lampu penerangan.
“Saya kan suka berangkat dini hari. Was-was saja saat melintas, takut ada yang berbuat jahat. Mengingat konstruksi jalan yang rusak dan juga minimnya penerangan,” jelasnya.
Sebab itu, ia bersama pengguna lalu lintas yang lainnya berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dapat segera memberikan fasilitas penerangan yang sampai saat ini masih sangat dibutuhkan masyarakat.
“Iya, kalau memang anggarannya tidak ada atau minim untuk pembangunan PJU yang baru, saya harap pemerintah dapat memperbaiki atau memelihara secara rutin soal kondisi PJU yang sudah ada. Jangan dibiarkan seperti ini,” pungkasnya. (den/d)






