“Namanya kebutuhan rumah tangga tidak bisa dihindari, saya mohon kepada pemerintah wilayah untuk bisa memberikan bantuan, entah itu sumur bor atau apa untuk masyarakat disini,” timpalnya.
“Disini yang kekurangan air bersih ada 5 kampung, rata rata sudah kesulitan air bersih setiap hari, ya pekerjaan setiap hari keadaan begini ngantri bergiliran, sumur kami cuma bisa menampung air saat musim hujan ke musim kemarau itu paling 2 sampai 3 bulan,” terangnya.
Pantauan dilapangan Selasa, (22/8) pagi sejumlah warga dengan diperkirakan mencapai ratusan orang antri bergiliran mengambil air bersih di salah satu sumber mata air di sungai Citangulun di kampung Cadas Mahpar, Desa Cikangkung, mereka dengan menggunakan jerigen ukuran kurang lebih 50 liter dan menggunakan kendaraan roda dua menyusuri jalan sempit, terjal dan sulit. (ndi/d)





