CIBADAK- Ratusan warga Cibadak tampak antusias menunggu kedatangan presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Seperti terlihat di Stasiun Kereta Api Cibadak yang berlokasi di Kampung Sukajadi, Kelurahan/Kecamatan Cibadak.
Dari mulai orang dewasa hingga anak-anak rela menunggu berjam-jam menyambut kedatangan mantan gubernur DKI ini. Rencannya, prsiden bakal melakukan kunjungan kerja ke Sukabumi selama dua hari.
Berdasarkan pantauan radarsukabumi, suasana penyambutan orang nomor satu di negara ini sudah terasa. Terlihat dari sudah adanya tenda megah yang dihias di Lapang Sekarwangi Cibadak, yang rencananya akan dijadikan tempat dimana Jokowi membagikan sertifikat tanah kepada warga.
Selain panggung dan tenda megah, terlihat pos pengamanan kepolisian yang terpasang di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Petugas dan pekerja terlihat cukup sibuk, mempersiapkan lawatan mantan Walikota Surakarta itu ke Sukabumi.
Suvervisor Teknis UPJ PLN Cibadak, Asep Suhendang mengungkapkan, pihaknya mempersiapkan persediaan listrik di sekitar Lapangan Sekarwangi untuk menjaga hal yang tidak diharapkan. “Jika terjadi sesuatu pada persoalan listrik, kami siapkan. Misalkan, genset milik penitia rusak jadi listrik dapat dipastikan stabil,” ujarnya.
Kepada Radar Sukabumi, Sumyati (37) warga sekitar mengaku, telah menunggu kedatangan jokowi yang bakal tiba di stasiun Cibadak menggunakan kereta. Dirinya serta keluarganya, rela menunggu berjam-jam demi menyambut kedatangan presiden.
“Saya udah lama disini nunggu, pengen lihat presiden. Bahkan, dua anak saya yang kecil pun sama-sama ingin melihat kedatangan pak Jokowi,” jelasnya.
Senada dikatakan, Alfiansyah (9), dirinya mendengar rencana kedatangan presiden ini dari temannya disekolah. “Saya pengen lihat pak jokowi,” singkatnya.
Saat dihubungi terpisah, Kepala Seksi Penataan Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sukabumi, Syamsul Hilal menambahkan, sebanyak 3.063 sertifikat bakal dibagikan presiden.
“Sertifikat yang dibagikan dalam lawatan presiden ke Sukabumi ini gabungan dari beberapa kantor BPN, mulai dari BPN Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat dan BPN Purwakarta,” sebutnya.
Program sertifikat tersebut, lanjut Syamsul, bertujuan membantu masyarakat membuat dokumen legalitas tanah. “Rencananya bakal dibagikan pada 12 perwakilan secara simbolis dari presden,”tandasnya. (upi)




