“Saat ini kami sedang mendata sekolah yang mengalami kerusakan untuk dimasukkan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Jika ada anggaran perubahan atau pergeseran, maka perbaikan akan diprioritaskan,” ujarnya.
Bupati Sukabumi juga telah menginstruksikan agar penanganan terhadap sekolah terdampak segera dilakukan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga memastikan bahwa siswa yang terdampak akan mendapatkan bantuan melalui program Disdik Peduli. Selain itu, bantuan dari Kementerian Pendidikan juga telah diterima dan disalurkan sesuai kebutuhan sekolah, seperti peralatan belajar.
Beberapa sekolah yang sebelumnya terdampak bencana pada Desember lalu kini kembali mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.
“Kebetulan ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, sehingga ada edaran dari menteri yang memperbolehkan pembelajaran lebih fleksibel dengan lebih banyak kegiatan religius,” tambahnya.
“Dengan kondisi ini, diharapkan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik meskipun terdapat kendala akibat bencana alam,” pungkasnya. (den/d)






