KABUPATEN SUKABUMI

Tebing Longsor di Tanjakan Sukawayana Sukabumi, Warga Keluhkan Material Belum Dievakuasi, Bikin Was-Was Pengendara

×

Tebing Longsor di Tanjakan Sukawayana Sukabumi, Warga Keluhkan Material Belum Dievakuasi, Bikin Was-Was Pengendara

Sebarkan artikel ini
Tebing Longsor Sukawayana Sukabumi
Kondisi tumpukan material longsor di tanjakan Sukawayana, Desa Cikakak, kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

CIKAKAK – Tumpukan material tebing longsor berupa batu batu besar dan kerikil yang belum dievakuasi berada di pinggir jalan raya, tepatnya di sekitar Cagar Alam Sukawayana jalan raya nasional Palabuhanratu-Cisolok tepatnya di tanjakan Sukawayana, Desa/ Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Material dari tebing longsor yang terlihat menumpuk menutup saluran air ini menciptakan rasa khawatir bagi pengendara yang melintasi jalan tersebut, pasalnya dibagian atas dari material masih terdapat bongkahan bongkahan batu yang sewaktu waktu bisa tergerus.

Bank bjb Tandamata

Kondisi tersebut, menjadi perhatian masyarakat, seperti diungkapkan salah seorang warga Maulana Fikri (39) warga Palabuhanratu yang setiap hari melintas di jalan tersebut, bahwa tumpukan material longsoran sudah lama terjadi atau tepatnya sekitar satu pekan berlalu namun hingga kini belum di evakuasi oleh intansi terkait.

Fikri menambahkan, para pengendara yang melintas harus berhati-hati ketika melewati daerah, terlebih material tebing longsor berada di daerah yang terkenal akan kondisi geologisnya yang rawan longsor saat terjadi turun hujan.

“Iya banyak pengendara yang mengaku khawatir dengan kondisi ini, termasuk saya, terutama saat hujan lebat yang bisa mempengaruhi kondisi material tebing longsor lagi,” ujar Maulana Fikri.

Selain itu, kata Fikri lagi beberapa pengendara juga termasuk dirinya mengeluhkan bahwa pihak yang berwenang tidak cepat bereaksi dalam mengatasi hal ini sehingga membuat merasa kurang aman saat berkendara di daerah tersebut.

“Ya meski belum terjadi kecelakaan atau kejadian yang serius sejak material tebing longsor ini muncul, tetap ada ancaman yang tak bisa diprediksi,” jelasnya.

“Para pengguna jalan harus berhati hati dan memantau perkembangan kondisi tebing di tanjakan Sukawayana ini curam dan rawan longsor,” imbuhnya.

Sementara itu Ruswandi (41) warga Cisolok berharap pihak yang berwenang segera mengambil tindakan dan mengevakuasi material tebing longsor tersebut dan kembali membenahi kondisi tebing yang rawan agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah atau bahkan membahayakan keselamatan pengguna jalan raya.

“Penting bagi kita untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan saat berkendara agar bisa sampai tujuan dengan aman dan nyaman,” timpalnya.

“Semoga situasi ini dapat segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pengendara serta masyarakat di lingkungan sekitar,” tandasnya. (Ndi)