KABUPATEN SUKABUMI

Sungai Cibareno Meluap, Belasan Rumah di Perbatasan Terendam, Warga : Banjir Terparah Sejak 10 Tahun Lalu

×

Sungai Cibareno Meluap, Belasan Rumah di Perbatasan Terendam, Warga : Banjir Terparah Sejak 10 Tahun Lalu

Sebarkan artikel ini
Kondisi sungai Cibareno meluap
BANJIR : Kondisi sungai Cibareno meluap dan menggenangi beberapa rumah warga kampung Bantar Kalapa, Desa Pasir Baru, kecamatan Cisolok.(Foto : Nandi Radar Sukabumi)

SUKABUMI — Hujan deras yang melanda Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Minggu, (9/10) sore, mengakibatkan sungai Cibareno meluap. Sungai yang berada di perbatasan dengan Cilograng Provinsi Banten meluap dan menggenangi beberapa unit rumah warga di Kampung Bantar Kalapa, Des Pasir Baru kecamatan Cisolok.

Adanya sungai Cibareno yang tiba tiba membesar dan meluap membuat warga di perbatasan ramai ramai ke jembatan untuk melihat kondisi gumpalan air yang cukup deras.

Bank bjb Tandamata

Hendra Herdiansyah Anggota KNPI Kecamatan Cisolok mengungkapkan, warga sekitar pukul 17.00 Wib seusai merasakan getaran gempa banyak warga di perbatasan kampung Bantar Kalapa, Desa Pasir baru, kecamatan Cisolok dan juga di Banten berkumpul di jemabatan Cibareno.

“Ini ada banjir, sungai Cibareno meluap, intensitas disana (hulu) cukup besar, kami belum mempredikasi dampak kerusakan secara keseluruhan, cuman ada satu bangunan bagian dindingnya jebol,” ujarnya.

“Belum dan tidak ada korban, hanya penguninya atau keluarga pemilik rumah yang rusak sudah mengungsi ke sanak saudara terdekatnya yang lebih aman,” ucapnya.

Namun kata Hendra, secara keseluruhan warga belum ada yang mengungsi, dan juga dampak luapan sungai Cibareno dari laporan yang diterimanya satu rumah warga mengalami kerusakan dindingnya jebol diterjang derasnya luapan air sungai.

“Satu rumah yang jebol mereka penguninya sudah mengungsi, kalau rumah yang lain disini, hanya sebatas airnya saja nyampe menggenangi, tapi kita belum mengecek semuanya, karena luapan airnya masih besar nanti kita Insya Allah ketika airnya sudah surut,” jelasnya.

“Kejadian ini begitu kejadian gempa tadi, ternyata air sungai ini juga langsung meluap, mungkin di hulu nya terjadi hujan deras,” imbuhnya.

Masib kata Hendra, peristiwa air sungai Cibareno deras dan meluap seperti saat ini merupakan yang ke sekian kali, setelah 15 tahun lalu hal serupa juga pernah terjadi.