“Memang, sebelum kegiatain ini telah terjadi aksi penolakan dari warga Kecamatan Cikembar. Mereka tidak setuju, jika Ribka datang kesini. Namun, kita berupaya memberikan pemahaman kepada mereka melalui mediasi yang diselenggarakan pada Kamis (6/9) malam.
Karena kegiatan ini merupakan acara resmi yang dilaksanakan pemerintah. Jadi apapun bentuknya kita harus menghormati kegiatan ini. Alhamdulillah, semua persoalan dapat diselesaikan dengan musyawarah. Sehingga aksi penolalan yang rencananya akan digelar hari ini, tidak terjadi,” jelasnya.
Untuk itu, saat melakukan mediasi pihaknya telah memperlihatkan surat resmi kegiatan tersebut kepada sejumlah anggota Ormas Islam tersebut.
“Sesuai dengan tugas kita, bahwa Polri harus melindungi dan mengayomi masyarakat, maka kita harus menciptakan Kamtibmas.
Seperti, saat ini ada kegiatan pemerintah yang dihadiri oleh DPR RI, maka kita wajib melaksanakan pengamanan supaya dalam kegiatan tersebut dapat berjalan aman dan lancar,” bebernya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ujar I Djubaedi, kegiatan yang berlansgung satu hari ini, telah mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.





