SUKABUMI – Kepala UPTD PU Wilayah Ciemas, Dadang Koswara angkat bicara menyoal viralnya di media sosial terkait kondisi kerusakan parah jalan kabupaten ruas Citamiang-Gunungbatu yang menghubungkan Kecamatan Ciemas dengan Kecamatan Ciracap, serta ruas Cibenda-Mareleng yang menghubungkan Kecamatan Ciemas dengan Kecamatan Waluran menyisakan cerita pilu.
Menanggapi hal tersebut, Dadang mengatakan bahwa kedua ruas jalan tersebut saat ini telah dimasukkan dalam rencana perbaikan untuk penanganan selanjutnya kedepan.
Menurut Dadang, ruas Citamiang-Gunungbatu sepanjang 13,1 kilometer telah dilakukan survei sekitar sebulan yang lalu oleh tim gabungan dari Bappelitbangda, Dinas PU, Kepala Desa Sidamulya, Koramil, dan Polsek setempat.
“Saat ini, kami sedang mengajukan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk realisasi pengerjaannya,” ungkapnya. Selasa, (7/1/2025).
Lebih lanjut Dadang menegaskan, begitupun untuk ruas jalan Cibenda-Mareleng yang memiliki panjang sekitar 20 kilometer, juga telah disurvei, dan rencana perbaikannya sedang dalam proses pengajuan anggaran baik pemerintah pusat maupun provinsi.
“Kami sangat berharap dukungan semua pihak agar rencana ini bisa segera terealisasi,” terangnya.
Masih kata Dadang, dengan adanya komitmen pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur ini, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Tentunya akses kesehatan serta mobilitas warga dapat lebih terjamin kedepan,” paparnya.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu kondisi jalan tersebut menjadi sorotan warga dari berbagai element, dan mencuat setelah terjadi insiden mengejutkan pada Rabu, 1 Januari 2025, dimana terdapat seorang perempuan bernama Yosi (23 tahun) dari Kampung Tegalpanjang, Desa Sidamulya, terpaksa melahirkan di dalam ambulans saat melintasi ruas Cibenda-Mareleng.
Saat itu, Yosi bersama tim kesehatan tengah dalam perjalanan menuju Puskesmas Tamanjaya, karena kondisi jalan rusak, perjalanan yang seharusnya dapat berjalan cepat, terhambat oleh kondisi jalan yang sangat buruk. (Ndi)






