CIBADAK — Nasib nahas menimpa tiga pekerja bangunan.
Mereka tertimpa kanopi bangunan yang sedang diperbaikinya di Kampung Bojong Sentra, Kelurahan/Kecamatan Cibadak.
Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia sementara yang lainnya mengalami luka parah dan dalam pencarian petugas.
Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, insiden maut ini terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, kemarin (26/5).
Berawal ketika pekerja bangunan atas nama Bisri (48) warga Kampung Neglasari.
RT 1/24, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Karim (41) warga Kampung Cangkrang, RT1/1, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga Bogor dan Sobirin asal Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor memasang pagar di lantai tiga ruko yang berada tepat di atas tebing Sungai Cimahi dengan ketinggian sekitar 20 meter.
Saat beraktivitas, diduga karena kanopi bangunan ruko tidak kuat menahan beban, akhirnya ambruk dan menimpa ketiganya.
Komandan Regu Basarnas Kabupaten Sukabumi, Edwin Purnama menjelaskan, akibat kejadian tersebut, Karim (41) mengalami patah tulang pada tangan kiri dan kanan karena tertimpa material bangunan.
Sementara Bisri (48), meninggal dunia di tempat kejadian, sementara Sobirin hingga saat ini masih dilakukan pencarian.
“Ya korban yang sudah ditemukan baru dua atas nama Karim dengan kondisi luka dan Bisri dalam keadaan meninggal dunia dan kini sudah di makamkan di TPU Taman Sampurna Kecamatan Cibadak,” jelas Edwin kepada Radar Sukabumi, kemarin (26/5).
Menurut Edwin, Sobirin diduga hanyut terbawa arus Sungai Cimahi. Pasalnya dilihat di lokasi kejadian, lokasi proyek berada tepat di bibir sungai.
“Kami sudah menyisir Sungai Cimahi sampai sejauh 8 Kilometer, tapi belum berhasil ditemukan,” tuturnya.
Karena hari mulai sore, sambung dia, pihaknya memutuskan untuk menghentikan pencarian dan rencananya akan dilanjutkan pada Senin (27/5) hari ini.
“Kami akan melakukan pencarian sampai tujuh hari kedepan. Besok kami akan kembali melakukan pencarian lagi,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang korban, Karim (41) mengaku tidak mengetahui secara persis bagaimana ia bersama dua rekan kerjanya terjatuh.
“Saat kejadian saya sedang melester dinding, tiba-tiba kanopi jatuh dan menimpa kami bertiga. Saya tertimpa esteger sedangkan teman saya yang lain jatuh ke sungai Cimahi,” akunya.
Karim mengaku sudah bekerja selama dua bulan dan jumlah pekerja seluruhnya delapan orang.
“Saat jatuh saya sudah tidak ingat apa-apa, sadar-sadar sudah di rumah sakit aja,” tukasnya.
Sementara itu, aparat kepolisian dari Polsek Cibadak mengaku akan menyelidiki kasus ini.
(bam/d)




