KABUPATEN SUKABUMI

Rumah Warga Tegalbuleud Sukabumi Ambruk

×

Rumah Warga Tegalbuleud Sukabumi Ambruk

Sebarkan artikel ini
Rumah Warga Tegalbuleud Sukabumi Ambruk
Jajaran forkompimcam Tegalbuleud beserta unsur terkait lainnya melakukan pengecekan rumah Ugan yang ambruk.

TEGALBULEUD – Disaat momen malam pergantian tahun 2024 – 2025, hal memilukan dirasakan Ugan (56) warga Kampung Cibayawak RT 01/03 Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.

Bagaimana tidak, di momen malam pergantian tahun, rumah yang telah lama ditinggali Ugan yang kebetulan berdampingan dengan rumah anaknya tiba tiba ambruk rata dengan tanah pada Rabu, (1/1/2025) sekitar pukul 00.30 Wib.

Bank bjb Tandamata

Beruntung saat peristiwa rumahnya mengalami ambruk, Ugan tengah berada di rumah anaknya untuk mengungsi, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, hanya saja Ia mengaku mengalami kerugian sekitar 70 jutaan, karena rumahnya mengalami rusak berat rata dengan tanah, sehingga saat ini tidak bisa ditinggali lagi.

Dengan raut wajah lesu dan sedih, Ugan mengatakan ambruknya rumah permanen berukuran 6×8 meter tersebut yang dibangunnya belasan tahun lalu itu akibat lapuk di makan usia, ditambah saat ini cuaca ekstrim hujan yang terus mengguyur, sehingga mempercepat kerusakan terhadap kondisi bangunan.

Ditegaskan Ugan, meski sudah melihat akan tanda tanda terjadi kerusakan pada rumahnya yang sudah terlihat sejak 30 Desember 2024 lalu, Ia bukan tidak memiliki keinginan untuk memperbaikinya, namun karena keterbatasan biaya terpaksa dibiarkan.

“Kemarin kemarin kan terjadi hujan yang cukup deras, mengakibatkan atapnya itu mengalami pergeseran dan anjlok, nah begitu tahu, saya kemarin memindahkan barang-barang dipindah mengungsi ke rumah anak yang ini berdampingan, karena lebih aman,” ungkapnya.

“Belum juga lama, tiba tiba tadi malam ya, saya mendengar suara gemuruh, pas dilihat rumah saya ambruk, ini kondisinta begini rusak berat tidak bisa ditinggali lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberjaya Dudu Durahman ambruknya rumah Ugan warganya itu memang sudah lama kondisi material bangunannya terutama pada bagian rangka atap sudah lapuk dimakan usia sehingga tidak mampu menahan beban saat terjadi hujan deras.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk upaya penanganan sementara,” timpalnya.

“Warga bersama jajaran dari forkompimcam, pemdes tadi gotong royong membersihkan puing-puing, meski kondisi cuaca seperti ini, mendung dan hujan,” ucapnya.

Atas adanya peristiwa itu, Dudu menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati mengingat cuaca ekstrem hujan dengan intesitas sedang dan tinggi yang masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi.

“Pemerintah Desa Sumberjaya bersama instansi terkait akan terus memantau situasi cuaca, insya allah akan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh pak Ugan ini,” paparnya. (Ndi).