“Pada saat mayat tersebut, pertama kali ditemukan oleh Mak Erum, bahwa korban masih dalam keadaan bernapas. Namun kondisi tubuhnya sudah lemas dan sudah mengeluarkan cairan melalui mulut dan alat kelamin,” imbuhnya.
Pada saat pengecekan di Rumah Sakit Betha Medika, tidak ditemukan luka-luka atau bekas kekerasan pada tubuh korban dan tidak dapat bukti bahwa perbuatan tersebut dilakukan oleh orang lain dan murni perbuatan bunuh diri.
Untuk memastikan kematian korban, pihak kepolisian telah menyarankan kepada pihak keluarga untuk dilakukan autopsi. Namun, pihak keluarga tersebut menolaknya dikarenakan keluarga meyakini, bahwa peristiwa itu sebagai musibah.
“Iya, pihak keluarga sudah ikhlas dan menerima takdir dari Allah SWT. Jasad korban, sudah dimakamkan tadi pagi di TPU Kampung Cibalem, Desa Sukamulya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (den/d)






