Adapun untuk kegiatan secara keseluruhan lokasi WTP/IPA ada di desa sundawenang karena lahan yg di miliki oleh Pemda/PDAM ada di desa tersebut, alasan lain adalah secara teknis lokasi tersebut secara geografis dekat dg aliran sungai cicatih. Adapun pemerima manfaat dari kegiatan pembangunan WTP/IPA Tersebut mayoritas masyarakat kecamatan parungkuda lebih khusus pelanggan PDAM di desa parungkuda dan desa sundawenang.
“Desa tesebut adalah penerima manfaat, adapun kegiatan nya berupa pemasangan pipa dan water meter bagi pelanggan PDAM. Dana tsb bukan penyertaan modal tapi Dana Alokasi Khusus (DAK penugasan bid air minum), Untuk mensuport progam layanan air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), “jelasnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, kalau manfaat langsung masyarakat adalah biaya pemasangan awal. “untuk program MBR biaya sambungan sangat minim (nilai biaya sambungan tersebut akan saya cek ke PDAM) biar data nya akurat, tagihan rekening berlaku reguler, Biaya SR (sambungan rumah) reguler Rp. 1.250.000,-, sedangkan biaya sambungan program MBR hanya Rp. 120.000,- itu pun sebagai jaminan biaya rekening 3 bulan ke depan,”tukasnya






