“Berimbas juga pada bagian dalam rumah mengalami ambruk dan tidak bisa dihuni lagi,” jelasnya.
“Keluarga korban tadi dihimbau untuk mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga terdekatnya, karena khawatir terjadi longsor susulan,” imbuhnya.
Lanjut Dandi, berdasarkan hasil pengamatan bersama jajaran forkompimcam Simpenan, cuaca ekstrim dengan hujan terus menerus berakibat adanya pelapukan di akar pohon bambu, sehingga mengalami tumbang dan mendorong tanah longsor dan menimpa bangunan rumah.
“Perabotan rumah tangga, alat elektronik mengalami kerusakan tertimpa material longsor, kebutuhan mendesak saat ini terpal, bahan makanan dan peralatan serta pakaian,” terangnya.
“Kami menghimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada dan berhati hati, mengingat kondisi longsoran masih berpotensi turun, dan mendorong bangunan rumah, melihat kondisi cuaca masih hujan dengan intensitas sedang,” tandasnya. (ndi/d)






