CICURUG-– Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Polsek Cicurug gencar melakukan kujungan ke pondok pesantren yang ada diwilayahnya. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dan mencegah isu-isu negatif seperti sara, hoax, ujaran kebencian, intoleransi dan radikalisme.
Salah satunya dengan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) An Nhizomiyyah, tepatnya di Kampung Rowasidqin, Rt (2/7) Kecamatan Cicurug.
Selain untuk menjalin tali silaturrahmi, kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih memperat hubungan antara umara dan ulama. Sebab, jika kedua unsur ini memiliki hubungan yang kuat, dapat menjadi benteng pertahanan untuk menangkal segala ancaman terhadap keutuhan bangsa.
“Upaya kepolisian untuk menciptakan Pemilu damai di wilayah Sukabumi tidak akan main-main, setelah beberapa organisasi masyarakat dan Pondok Pesantren melakukan deklarasi pemilu damai.
Kami juga menghimbau kepada seluruh element agar tidak mudah terpancing dan mempercayai berita hoax yang beredaret menjelang Pileg dan Pilpres,” jelas Kapolsek Cicurug, AKP Simin kepada koran ini.
Untuk itu, masyarakat harus pandai menyikapi hawa panas menjelang Pemilu, karena hal itu sudah lumrah terjadi saat menjelang pesta demokrasi.





