Penanganan Dampak Banjir Bandang Cicurug Diserahkan ke Tingkat Desa

Suasana di posko BPBD lokal kecamatan Cicurug dihalamanan perusahaan AMDK PT. Tirta Purbalingga Adijaya, Kampung Cibuntu RT 04/03, Desa Pawasahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI – Koordinasi posko penanganan darurat banjr bandang Cicurug diserahkan kepada panitia lokal tingkat desa. Secara keseluruhan, seluruh wilayah terdampak telah tertangani dan telah menerima bantuan yang didistribusikan posko.

Komandan Posko Komando Lokal Kecamatan Cicurug, Kapt Armed Mahtom Tohari mengatakan, secara umum posko komando tingkat kecamatan telah menyalurkan bantuan yang dihimpun ke 15 desa yang tersebar di tiga kecamatan. Mulai dari, Kecamatan Cicurug, Cidahu dan Kecamatan Parungkuda.

Bacaan Lainnya

“Secara resmi posko Panitia lokal tingkat Kecamatan  kami tutup dan selanjutnya  pihak desa yang akan menerima tugas dari kami sebagai panitia lokal tingkat desa untuk menerima dan menyalurkan bantuan ke masyarakat, kami akan arahkan ke desa masing-masing,” jelasnya, Minggu (4/10/2020).

Untuk pendistribusian secara menyeluruh ke setiap wilayah yang terdampak banjir bandang, lanjutnya, akan dilakukan oleh pemerintah desa masing-masing. Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada para donatur, kepada relawan, semua unsur yang membantu kegiatan ini sehingga kegiatan berjalan kondusif.

“Semoga apa yang diberikan bisa bermanfaat bagi penerima bantuan, jadi jika ada donatur dan relawan yang ingin memberikan bantuan dapat langsung mendatangi desa yang terdampak,” ujarnya.

Selain itu, untuk kebutuhan air bersih berupa bronjong, pasir, batu belah, semen serta paralon telah disalurkan kepada masing-masing wilayah yang terdampak. Sehingga, saat ini kebutuhan air bersih masyarakat mulai tercukupi.

“Pipanisasi sudah dilakukan, baik oleh para relawan dan para petugas, beberapa daerah yang sebelumnya cukup kesulitan mendapatkan air bersih mulai teraliri,” sebutnya.

Tidak hanya itu, kondisi sikologis masyarakat terlihat mulai pulih. Masyarakat telah mulai melakukan aktivitas seperti baisanya.

Karena memang, beberapa relawan, pemeritah setempat juga telah melakuka trauma healing kepada anak-anak dan warga yang terdampak. “Alhamdulillah, terlihat mulai pulih kembali seperti biasanya, warga juga sudah beraktivitas,” pungkasnya. (upi/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *