Ia berharap, program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. Ia juga berharap bahwa dengan hadirnya rumah baru yang layak huni ini, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup serta mengoptimalkan potensi ekonomi di wilayah setempat.
“Tujuan pemerintah Provinsi Jawa Barat menurunkan bantuan sosial berupa pembangunan Rutilahu itu, untuk menumbuhkan swadaya dan gotong royong masyarakat dan hasilnya, cukup baik pengelolaan swadaya masyarakat di Desa Semplak,” timpalnya.
Masih ditempat yang sama, Kepala Desa Semplak, Nura Widarnangti mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, yang sudah memberikan bantuan sebanyak 20 unit rumah Rutilahu di wilayah Desa Semplak.
“Kami merasa lega. Karena, pembangunan telah diselesaikan dan masyarakat pun telah komitmen untuk menyelesaikan pembangunan Rutilahu,” kata Nura.
20 unit program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ini, sambung Nura, mulai dibangun sejak awal Agustus 2023 dan kini prosesnya sudah memasuki tahap pembangunan akhir serta sudah ada monitoring dari pihak pemeritah Provinsi Jawa Barat. “Alhamdulillah, saat monitoring pihak dari Pemprov Jabar menyatakan tidak ada masalah,” pungkasnya. (Den)






