WAKIL Bupati Sukabumi Iyos Somantri menghadiri pelantikan 30 pengurus DPC Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Sukabumi oleh DPD APEKI Jawa Barat.
Prosesi pelantikan dan penyerahan SK kepengurusan yang dilaksanakan di Coffe Photo Sukabumi, tepatnya di Jalan Raya R Syamsudin SH, Nomor 39, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi pada Kamis (16/12).
Dalam sambutannya, Iyos mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mengapresiasi APEKI yang telah mendorong penguatan usaha.
Selain itu, diharapkan DPC APEKI dapat berfungsi sebagai wadah silaturahmi, komunikasi dan tukar informasi. Sehingga komoditas kopi Sukabumi semakin populer dan diminati.
“Kabupaten Sukabumi memiliki 1.086 hektare kebun kopi yang tersebar di sejumlah daerah yang ada di Kabupaten Sukabumi.
Seperti di Kecamatan Gegerbitung, Sukaraja, Kadudampit dan Kecamatan Kabandungan, ditambah lagi dengan tiga kecamatan penyangga. Yaitu Kecamatan Cireunghas, Cisolok dan Kecamatan Purabaya,” jelas Iyos.
Menurut Iyos, kopi Sukabumi kini telah memiliki brand produk diantaranya Bumi Kopi di Kecamatan Sukaraja, Bongas Kopi di Kecamatan Gegerbitung, Absolute Kopi di Kecamatan Kabandungan, Mekar Kopi di Kecamatan Kadudampit, serta Gunung Karamat Kopi di Kecamatan Cisolok.
“Saya berharap setelah dilantik, DPC APEKI Sukabumi segera melakukan langkah-langkah kolaborasi dengan stekholder terkait untuk meingkatkan kesejahteraan petani kopi di Sukabumi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Usep Sutendi mengatakan, dilantiknya pengurus APEKI Sukabumi merupakan titik awal untuk memajukan kopi di Sukabumi agar dapat bersaing dengan daerah-daerah lain yang ada di Jawa Barat lhususnya dan Indonesia pada umumnya.
“Kopi Sukabumi sudah dikenal oleh para pecinta kopi dan brand kopi Sukabumi tidak kalah dengan daerah lainnya, apabila diberdayakan dengan baik, kesejahteraan para petani kopi di Sukabumi akan meningkat,” pungkasnya. (Den/d)






