PALABUHANRATU – Bupati Sukabumi Marwan Hamami klaim jalur sabuk geopark Loji Palangpang atau jalur akses wisata CPUGGp (Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark) akan bisa dilalui saat malam perayaan pergantian tahun baru 2025 nanti. Jumat, (27/12/2024).
Hal itu diungkapkan Bupati Marwan saat melakukan pengecekan bersama Kapolres AKBP Dr. Samian dan Dandim 0622 Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra terhadal jembatan yang mengalami kerusakan dampak diterjang banjir Bandang pada Rabu, (4/12/2024) lalu, dimana saat ini progres pengerjaan sudah menunjukan peningkatan signifikan.
Namun, begitu kata Bupati Marwan proses pengerjaan perbaikan dua jembatan Cihaur yang rusak yakni di kampung Cisantri Desa Sangrawayang Kecamatan Simpenan dan jembatan Kampung Citamiang dapat rampung selesai asal dengan kondisi cuaca yang tidak diguyur hujan deras.
“Tanggal 29, 30 ini Insya Allah mudah mudahan asal cuaca mendukung tidak hujan terus diupayakan, sekarang tanggal 27 berarti tiga hari lagi ada waktu pemadatan,” ujar Bupati Marwan.
“Tapi tentunya dengan syarat tadi cuaca tidak hujan, dan kendaraan yang lewat ataupun melintas tidak menggunakan jenis Sedan, karena harus agak agak tinggi kendaraanya,” imbuhnya.
Ditegaskan Bupati Marwan, berdasarkan informasi dari pelaksana pengerjaan, yakni pihak Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa barat prosesnya tinggal jalan yang di jembatan Kampung Citamiang.
“Kata pelaksananya tinggal ini, disana (jembatan Cisantri) sudah clear, sudah bisa dilalui kendaraan satu persatu, ini disini tinggal pemadatan,” jelasnya.
Sehingga Bupati Marwan meyakini saat liburan tahun baru 2025 nanti jalur Sabuk Geoparka Loji Palangpang atau jalur wisata CPUGGp tersebut benar benar dapat dilintasi kendaraan para pengunjung yang akan berwisata ke kawasan Palangpang dan sekitarnya.
“Insya allah, kalau yang touring motor, mobil mobil off-road mah jalan hari ini juga sudah tidak ada masalah, kecuali mobil keluarga, misalkan pake kijang, kalau kijang masih dimungkinkan lewat jalur alternatif Cipendeuy,” tandasnya. (Ndi).






