Baru-baru ini, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah daerah terkait jalur lingkar utara supaya dapat ditembuskan ke daerah Cianjur. Sebab menurutnya, beberapa tahun mendatang wilayah tersebut, tepatnya di daerah Desa Sukamaju akan dibangun pintu jalan tol Bogor-Sukabumi-Cianjur.
“Sehingga ketika nanti kendaraan roda dua maupun roda empat yang ada di pintu ke luarĀ dikhawatirkan dapat menimbulkan kemacetan.
Apalagi di wilayah Sukalarang terdapat sejumlah industri yang dapat menimbulkan kemacetan panjang setiap harinya. Khususnya dijam masuk dan pulang kerja karyawan,” pungkasnya. Kepala Dusun Tangsel, Desa Sukamaju, Dede Sasmita (37) mengatakan, di wilayahnya terdapat sekitar 1.000 meter lahan yang akan dijadikan perlintasan jalur lingkar utara.
Saat ini, warga bergotong royong dengan Muspika Kecamatan Sukalarang untuk membuka jalan desa yang sudah lama tidak digunakan. “Kalau akses jalur lingkar utara sudah selesai dibangun, tentu akan berdampak terhadap laju pertumbuhan ekonomi warga.
Sebab, mayoritas warga di sini mata pencahariannya sebagai petani. Apalagi, di daerah sini merupakan kawasan objek wisata, tentunya jika ditunjang dengan akses jalan yang baik dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik yang hendak berkunjung untuk menikmati keindahan alam yang disajikan di wisata ini,” pungkasnya. (cr13/d)





