Pemda Kabupaten Sukabumi

Kegiatan HCS ke 6 tahun 2024, Bupati Sukabumi: Pemecahan Masalah Kesehatan dan Sanitasi

×

Kegiatan HCS ke 6 tahun 2024, Bupati Sukabumi: Pemecahan Masalah Kesehatan dan Sanitasi

Sebarkan artikel ini
Bupati Sukabumi
Bupati Sukabumi Marwan Hamami

PALABUHANRATU – Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengungkapkan pentingnya peran Kabupaten Sukabumi sebagai lokus kegiatan Healthy Cities Summit (HCS) ke-6 tahun 2024 yang dihadiri oleh bupati dan wali kota dari seluruh Indonesia.

Kata Marwan, inti dari acara ini berfokus pada pengembangan strategi dan inisiatif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kondisi lingkungan, nantinya dalam forum, salah satunya para peserta mencermati berbagai tantangan di setiap wilayah dan mencari solusi bersama.

bank BJB

“Salah satu tujuan utama dari HCS adalah menyusun standar operasional prosedur (SOP) untuk penanganan masalah kesehatan seperti stunting, gizi buruk, dan sanitasi. Program seperti Open Defecation Free (ODF) juga menjadi sorotan penting dalam kegiatan ini,” ungkap Marwan usai menghadiri Gala Dinner Healthy Cities Summit (HCS) ke 6 Tahun 2024 yang dipusatkan di Grand Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Minggu, (28/7) malam.

“Kami bersyukur Sukabumi terpilih sebagai lokus kegiatan ini. Hal ini menjadi kesempatan bagi kami untuk mempromosikan daerah sekaligus mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana meningkatkan kesehatan dan sanitasi, terutama di kawasan wisata,” imbuhnya.

Marwan juga menyoroti bahwa meskipun pada awalnya Sukabumi merasa infrastruktur belum sepenuhnya siap untuk kegiatan berskala nasional, namun kegiatan yang difokuskan pada ruang terbuka memberikan fleksibilitas.

“Kami awalnya ragu karena infrastruktur, tetapi dengan kegiatan outdoor, kami bisa menyelenggarakannya dengan baik,” jelasnya.

Pada kesempatan ini, Marwan menegaskan bahwa forum HCS dapat menghasilkan berbagai solusi untuk masalah kesehatan yang nantinya dapat diimplementasikan di daerah masing-masing.

“Forum ini akan merumuskan penanganan-penanganan persoalan kesehatan, seperti stunting dan lingkungan, yang kemudian akan dinilai oleh kementerian untuk menciptakan kota sehat,” terangnya.

Marwan Hamami juga mencatat bahwa derajat kesehatan di Sukabumi terus membaik berkat edukasi yang terus dilakukan. Namun, ia menggarisbawahi pentingnya dukungan sumber daya manusia (SDM) dalam pendidikan dan kesehatan.

“Kami ingin memastikan setiap sekolah memiliki fasilitas yang memadai seperti toilet yang baik, dan program cuci tangan sebagai bagian dari pendidikan dasar,” ucapnya

Lanjut Marwan, rangkaian kegiatan ini mencakup kunjungan ke Rumah Sakit Sekarwangi, tempat wisata, serta usaha kecil dan menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) yang berfokus pada penguatan kesehatan masyarakat, seperti program sekolah sehat, kampung sehat, dan pariwisata sehat.

“Kondisi hari ini kabupaten Sukabumi, derajat kesehatan sudah mulai membaik, kami mengedukasi terus,” tandasnya. (Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *