Sementara itu kepala Desa Gunung Kramat Subaeta mengungkapkan, warga yang terdampak bencana pergerakan tanah di kampung Citiis Jayamekar dua tersebut berjumlah 29 unit rumah, jumlah kepala keluarga sebanyak 36 dengan jumlah jiwa sebanyak 121, tidak hanya itu sebanyak 6 unit rumah berpotensi menjadi korban.
“Kalau kita lihat dari atas tanah anjlok 3 sampai meter, kalau yang ke bawah paling jalan patah – patah, ada jalan desa terbelah dua anjlok juga, rumah udah jelas pada rusak,” timpalnya.
“Sejak awal hingga hari ini, para korban atau yang terdampak mereka mengungsi ke rumah saudara dan kerabat terdekatnya, kalau posko kita ada di kantor desa,” tandasnya. (Ndi)






