KABUPATEN SUKABUMI

Pembuat Hoaks Wali Allah di Sukabumi Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut

×

Pembuat Hoaks Wali Allah di Sukabumi Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut

Sebarkan artikel ini
TABAYUN SOAL WALI ALLAH
TABAYUN SOAL WALI ALLAH: Jajaran Polres Sukabumi saat meminta keterangan dari Ustaz Encep Jenal Mutakin yang disebut oleh seorang pria bernama Arif Rahman Hakim sebagai Wali Allah.

SUKABUMI – Jenal Mutakin alias Ustaz Encep Jenal Mutakin bin H Pahrudin bukan seorang Wali Allah (waliyullah) seperti isi dari audio perpesanan WhatsApp yang beredar di media sosial.

Salah satu penggalan isi dari audio tersebut bahkan menyebutkan Ustaz Encep dilantik menjadi Wali Allah oleh Nabi Haidir dan Nyi Roro Kidul disertai sejumlah foto dirinya telanjang dada dan hanya mengenakan sarung seolah ritual pelantikan dilakukan.

Bank bjb Tandamata

Menindaklanjuti hal ini, Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra beserta jajarannya langsung melakukan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) ke lokasi untuk mengumpulkan keterangan Ustaz Encep dan sejumlah saksi.

Walhasil, Pulbaket awal diketahui bahwa Ustaz Encep tidak pernah menyatakan dirinya sebagai wali, sehingga yang bersangkutan merasa dirugikan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sukabumi.

“Benar kami telah menerima adanya laporan tentang dugaan fitnah terhadap seseorang yang menyatakan dirinya sebagai wali pada Jumat (1/10) di Sat Reskrim Polres Sukabumi,” kata Dedy, Minggu (3/10).

Lanjut Dedy, sampai dengan saat ini Satuan Reskrim Polres Sukabumi masih melakukan proses penyelidikan oleh “Upaya yang telah dilakukan sampai saat ini masih dalam upaya mengumpulkan alat bukti seperti keterangan saksi,” tuturnya.

Sementara itu, pasca viralnya pemberitaan tentang Ustaz Encep sebagai Wali Allah, muncul video klarikasi dari seorang pria bernama Arif Rahman Hakim dengan durasi 1 menit 51 detik.

Pria tersebut mengaku sebagai si pembuat pesan suara yang menyebut Ustaz Encep dilantik sebagai waliyullah.

Dalam video tersebut, Arif Rahman Hakim mengaku sebagai Ketua Forum Aliansi dan juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang KPK Surade. Dirinya memberikan klarifikasi ihwal pemberitaan Ustaz Encep sebagai Wali Allah.

“Dengan ini saya sampaikan bahwa masalah ini telah diklarifikasi baik dari pihak kang Encep semalam melalui kang Hamdin sudah menjelaskan begitu juga dari pihak muspika sudah konferesensi pers semalam jadi sudah tabayun.