KABUPATEN SUKABUMI

Pelajar Sukabumi yang Tertemper KA Pangrango Tidak Perhatikan Rambu Peringatan

×

Pelajar Sukabumi yang Tertemper KA Pangrango Tidak Perhatikan Rambu Peringatan

Sebarkan artikel ini
Lokasi kecelakaan lalu lintas di mana pengendara motor yang masih berusia 13 tahun tertabrak KA Pangrango dari arah Bogor menuu Sukabumi tepatnya di Jalan Almuwahhidin, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Jabar pada Selasa, (1/10/2024).
Lokasi kecelakaan lalu lintas di mana pengendara motor yang masih berusia 13 tahun tertabrak KA Pangrango dari arah Bogor menuu Sukabumi tepatnya di Jalan Almuwahhidin, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Jabar pada Selasa, (1/10/2024).

SUKABUMI — Humas PT KAI Daerah Operasional (Daops) 1 Jakarta Ixpan Hendriwintoko mengatakan pelajar yang mengendarai sepeda motor dan tewas tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango di Jalan Almuwhhidin, Kabupaten Sukabumi pada Selasa diduga tidak memperhatikan rambu peringatan dari masinis.

“Diduga kecelakaan yang terjadi di Kecamatan Cibadak itu akibat korban tidak memperhatikan rambu peringatan dari masinis yakni klakson lokomotif atau semboyan 35 pertanda akan ada KA yang melintas,” katanya, Selasa.

Bank bjb Tandamata

Menurut Ixfan, korban yang diketahui bernama Muhammad Ramdan (13) warga Kampung Pondoktisuk, RT 03, RW 08, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi tetap menyeberangi perlintasan KA tanpa palang pintu saat KA 204A Pangrango relasi Bogor-Sukabumi hendak melintas dari arah Bogor menuju Sukabimi pada pukul 15.50 WIB di km 43+8/9 petak jalan Cibadak-Cisaat.

Sebelum insiden itu terjadi, masinis telah membunyikan klakson lokomotif atau semboyan 35 pertanda akan ada KA yang melintas. Diduga rambu peringatan itu tidak diperhatikan korban yang sedang mengendarai sepeda motor merek Honda Beat dan tetap nekat menyeberangi perlintasan KA.

Akibatnya kecelakaan tidak bisa dihindari di mana korban dan sepeda motor yang dikendarai terpental beberapa meter akibat tertabrak KA Pangrango. Korban pun mengalami luka di bagian kepala lalu dibawa ke RSUD Sekarwangi oleh warga setempat, tetapi sayang nyawanya tidak bisa diselamatkan karena luka parah di bagian kepala.