KABUPATEN SUKABUMI

Ojol Cibadak-Parungkuda Diprotes

×

Ojol Cibadak-Parungkuda Diprotes

Sebarkan artikel ini

Ketua Komunitas Solidaritas Grab Bike Sukabumi, Dedi Rohaedi menjelaskan, hasil mediasi antara Ojol dan Opang ini akan disampaikannya ke manajemen grab yang berada di wilayah. Jika cara tersebut masih tidak ampuh, pihaknya akan menyampaikannya ke pusat.

“Kami akan sampaikan hasil mediasi ini kepada manajemen grab, karena tentunya kami berharap tidak terjadi gesekan atau konflik di lapangan,” jelasnya.

Bank bjb Tandamata

Dirinya menceritakan, proses rekrutmen driver grab di Cibadak dan Parungkuda melalui agen yang bekerjasama dengan grab. Jadi, driver yang direkrut tidak sepenuhnya bisa termonitor.

“Sekitar Cibadak hingga Parungkuda ada 300 driver, saya pribadi juga menyayangkan proses rekrutmen tidak dilibatkan. Jika kami dilibatkan konsolidasi kepada masyarakat dan pemerintah, kepada ojek pangkalan pun akan kami sampaikan. Karena ini supaya tidak terjadi gesekan,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsek Cibadak, Kompol Suhardiman menambahkan, hasil kesepakatan yang didapat dari kedua belah pihak, Ojol tidak diperkenankan untuk mengambil penumpang di lingkungan pangkalan ojek. Selain itu, pihaknya juga membentuk satuan tugas dari kedua belah pihak untuk sama-sama mengawasinya.

“Regulasi yang mengatur Ojol ini belum rampung di pusat maupun daerah. Jadi kami ambil keputusan melalui aturan lokal. Untuk mengantisipasi konflik di lapangan kami akan meningkatkan patroli, jika ada yang melanggar maka akan diproses hukum,” pungkasnya.

 

(Cr15/t)